Kamis, 15 Desember 2011

KRISIS HIPERTENSI DENGAN EDEMA PARU AKUT

DEFINISI
suatu keadaan timbulnya tanda dan gejala gagal jantung yang disertai dengan peningkatan tekanan darah dan gambaran rontgen thoraks sesuai dengan edema paru

MANIFESTASI KLINIK
Keluhan/gejala :

  1. sesak napas
  2. orthopnea
  3. dyspnea d'effort


PEMERIKSAAN FISIK

  1. Tekanan darah sesuai definisi krisis hipertensi (sistole>180 dan atau diastole>120)
  2. frekuensi pernapasan meningkat
  3. pada pemeriksaan jantung ditemukan s3 dan atau s4 gallops
  4. pada pemeriksaan paru suara napas ekspirasi memanjang disertai ronkhi basah halus seluruh lapangan paru
  5. peningkatan tekanan vena jugularis


DIAGNOSIS

  1. peningkatan tekanan darah sesuai krisis hipertensi
  2. gejala dan tanda gagal jantung
  3. edema paru pada foto thorak


PRINSIP TATA LAKSANA DAN SASARAN TEKANAN DARAH
Terapi diberikan dengan urutan sbb. :

  1. O2 dengan target saturasi o2 perifer >95%, bila perlu digunakan CPAP  atau ventilasi mekanik non invasif bahkan ventilasi mekanik invasif
  2. pemberian nitroglicerin sub lingual, bila perlu dilanjutkan dengan pemberian drip
  3. pemberian diuretik loop intra vena (furocemid)
  4. pemberian obat anti hipertensi intra vena atau sub lingual
  5. bila tak ada kontra indikasi morfin IV dapat dipertimbangkan
Target penurunan tekanan darah sistolik atau diastolik sebesar 30 mmHg dalam beberapa menit. Sasaran akhir tekanan darah sistolik < 130 mmHg dan tekanan darah diastolik <80 mmHg sebaiknya dicapai dalam 3 jam.

dicuplik dari : KRISIS HIPERTENSI,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar